Kamis, 31 Desember 2009

Proses Pengelasan Produksi Kerajinan Tembaga

kerajinan tembaga
kerajinan kuningan
Pengelasan merupakan salah satu bagian yang tak terpisahkan dari proses produksi kerajinan Tembaga manufaktur. Proses manufaktur lainnya yang telah dikenal antara lain proses-proses pengentengan (metal Hammered), pembentukan (metal forming), pemesinan (machining), dan Finishing Warna(Finshing colour ). Produk dengan bentuk-bentuk yang rumit dan berukuran besar dapat dibuat dengan teknik pengecoran. Produk-produk seperti pipa, pelat dan lembaran, baja-baja konstruksi dibuat dengan proses pembentukan. Produk-produk dengan dimensi yang ketat dan teliti dapat dibuat dengan pemesinan. Bagaimana dengan proses pengelasan ? Proses pengelasan yang pada prinsipnya adalah menyambungkan dua atau lebih komponen, lebih tepat ditujukan untuk merakit (assembly) beberapa komponen menjadi suatu bentuk mesin. Komponen yang dirakit mungkin saja berasal dari produk hasil pengecoran, pembentukan atau pemesinan, baik dari logam yang sama maupun berbeda-beda.

Pengelasan (WELDING) adalah salah satu teknik penyambungan logam Tembaga dengan cara mencairkan sebagian logam induk dan logam pengisi dengan atau tanpa tekanan dan dengan atau tanpa logam tambahan dan menghasilkan sambungan yang kontinu. Dari definisi tersebut terdapat 4 kata kunci untuk menjelaskan definisi pengelasan yaitu mencairkan sebagian Tembaga, Tembaga pengisi, tekanan dan sambungan kontinu. Dari definisi diatas, proses pengelasan dapat dibuat skemanya sebagai berikut :

Cara penyambungan lain yang telah dikenal lama selain pengelasan adalah penyambungan dengan cara BRAZING dan SOLDERING. Perbedaannya dengan pengelasan adalah pada brazing dan soldering tidak sampai mencairkan logam Tembaga induk hanya logam pengisinya saja. Sedangkan perbedaan antara brazing dan soldering terletak pada titik cair logam pengisinya. Titik cair logam pengisi proses brazing berkisar 450C - 900C. Sedangkan untuk soldering, titik cair logam pengisinya kurang dari 450C.

Dari bagan diatas, dapat dilihat bahwa proses pengelasan dapat dibagi menjadi 3 bagian utama, yaitu pengelasan mencair (fusion welding), pengelasan tidak mencair (solid state welding) dan soldering/brazing. Dengan demikian, dalam melaksanakan pengelasan diperlukan alat untuk mencairkan logam dan atau alat untuk memanaskan dan menekankan kedua bagian logam(Tembaga-Kuningan) yang akan disambungkan. Peralatan pencair dan atau pemanas logam (Tembaga-Kuningan) dapat didasarkan pada penggunaan energi listrik, energi gas atau energi mekanik.

Internet meningkatkan Eksport Kerajinan Tembaga

Kerajinan Tembaga Dan Kuningan
Ekspor kerajinan tembaga dari Tumang, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, ke sejumlah negara Eropa dan Amerika Serikat kian terdongkrak dengan system marketing online memasuki triwulan terahkir tahun 2009.
Kini,dengan adanya internet para perajin kerajinan mulai mengeliat dengan direct selling

Saat ini Para pengrajin tembaga sangat terbantu dengan ada nya Internet sebagai marketing online di Desa Tumang, yang semula 75 persen produksi
dipasarkan secara manual dan pameran , sejak awal tahun 2009 para pengrajin mulai merintis marketing online sebagai pilihan yang saat ini efektif ,untuk memasarkan produk kerajinan tembaga .Sehingga para buyer langsung dapat contact dengan para pengrajin tembaga, Saat ini order dari dunia maya datang dari interior hotel di Hawaii (Amerika Serikat),Maladewa,dan Dubai,Mauritius,Inggris ,Swedia,(Daratan Eropa lain nya).Produk yang saat ini laku terutama untuk konsumsi hotel dan villa.

Pada masa lalu marketing kerajinan tembaga dan kuningan hanya door to door itu di era 80an sampai 90 an.Dalam perkembangan nya ,Pemerintah dan BUMN memfasilitasi dengan adanya pameran ke Jakarta dan berbagai wilayah di Indonesia ,era ini berlangsung effektif dari taun 90an akhir sampai saat ini .Dikarena kan factor waktu,pembiayaan dan efectifitas ,pameran saat ini dianggap kurang effectif untuk memasarkan produk kerajinan tembaga.
Dan system saat ini yang sangat effektif dan effesien untuk pemasaran adalah melalui dunia maya dimana dimensi waktu,jarak dan ruang tidak menjadi kendala. Maka kiranya produk kerajinan tembaga dapat bersaing pada tataran global .